DINKES
PROV. KALBAR – Virus 2019
Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona
adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia menyerang
siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil,
maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama
kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan jumlah
kasus dan kematian masih akan meningkat dalam hitungan hari dan pekan ke
depan. Kriteria spesifik untuk pandemi tidak ditentukan secara universal,
tetapi ada tiga kriteria umum yakni virus yang dapat menyebabkan penyakit atau
kematian, penularan virus orang-ke-orang yang berkelanjutan, dan bukti
penyebaran ke seluruh dunia.
Berdasarkan data John Hopkins, per Rabu (11/3/2020), virus corona telah
menginfeksi 121.564 orang di 118 negara. Virus tersebut berasal dari Wuhan,
Hubei, China. Kini, virus corona telah menelan korban meninggal sebanyak 4.373
orang. China menjadi negara yang terbanyak terinfeksi yakni sebesar 80.969
orang. Menyusul Italy sebesa 10.149 orang dan Iran sebanyak 9.000 orang. Di
Indonesia total kasus virus corona Covid-19 berjumlah 34 orang terinfeksi 2
sembuh, dan 1 meninggal dunia pasien tersebut adalah warga negara Inggris berusia
53 tahun. Virus Corona menyebabkan gangguan
sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
Presiden RI Bapak Ir. Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa
(3/3/2020) mengatakan “Penyebaran virus ini tentu bisa dihindari, asalkan bisa
mendeteksi awal mulanya muncul. Gejala Covid-19 seperti flu dan faktanya
sebagian besar pasien yang ada baik di RRT, Wuhan, kemudian Jepang, Italia,
sudah hampir semuanya pasien dapat pulih kembali, tapi tetap harus hati-hati
dan waspada dalam beraktivitas”.
Kementerian Kesehatan, mengemukakan ada beberapa ciri-ciri terkena
virus Corona dan gejalanya pada manusia, antara lain :
1.
Demam
2.
Batuk dan pilek
3.
Gangguan Pernapasan
4.
Sakit Tenggorokan
5.
Letih dan lesu
CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) mengatakan gejala
virus Corona akan muncul dalam waktu 2-14 hari. “Kita dapat mencegah penularan
virus corona dengan sering cuci tangan. Jangan kemudian menyentuh wajah sebelum
cuci tangan. Jika belum dicuci jangan sekali-sekali menyentuh wajah dan yang paling
penting adalah menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.dengan demikian imunitas
kita menjadi lebih baik.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan langkah untuk menghindari
penularan virus corona, adalah sebagai berikut:
1.
Makan makanan bergizi
2.
Rajin olahraga dan istirahat
3.
Sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir
4.
Gunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam
5.
Tidak merokok
6.
Minum air putih 8 gelas/hari
7.
Makan makanan yang dimasak sempurna
8.
Jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan
9.
Jaga kebersihan lingkungan
10.
Bila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat dr Harisson mengatakan
bahwa RSUD di provinsi kembali merawat tiga orang warganya di ruang
isolasi rumah sakit, di mana ketiga pasien ini masuk dalam kategori pasien
dalam pengawasan COVID-19, dua dari tiga orang pasien tersebut dirawat di ruang
Isolasi RSUD dr Soedarso Pontianak, dan satu orang pasien dirawat di
ruang isolasi RSUD Abdul Azis di Singkawang.
Harisson menjelaskan, dua orang pasien yang dirawat di RSUD Soedarso
Pontianak terdiri atas satu orang pasien yang berumur 34 tahun, yang sebelumnya
melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan pesawat Air Asia,
sedangkan satu pasien lainnya yang berumur 55 tahun sebelumnya melakukan
perjalanan ke Kuching, Serawak, Malaysia juga dengan menggunakan pesawat Air
Asia untuk berobat di salah satu rumah sakit di Kuching. Pulang dari berobat ke
Kuching malah sakitnya tambah parah dan harus dirawat di ruang isolasi karena
kecurigaan menderita COVID-19. Kedua orang pasien tersebut menderita batuk,
demam dan sesak napas. Dari gambaran pemeriksaan rontgen didapatkan gambaran
pneumonia sehingga kedua pasien ini memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan
COVID-19.
Pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis di Singkawang, berumur 19 tahun dan merupakan warga Singkawang yang bekerja di Sarawak. Tiga pasien telah melakukan pemeriksaan “swab nasofaring” untuk pengambilan specimen lender di tenggorokan.dan selanjutnya spesimen akan dikirim ke Balitbangkes Kemenkes di Jakarta.
Hal terpenting untuk mencegah diri dari infeksi virus corona adalah dengan
menjaga daya tahan tubuh, prinsipnya orang yang terinfeksi memiliki daya
tahan tubuh yang tidak baik. cara menjaga daya tahan tubuh agar terhindar
dari virus corona, antara lain:
1.
Pentingnya
pola hidup sehat dan konsumsi buah serta sayur
Untuk menjaga agar daya tahan tubuh kita kuat, dengan pola hidup yang
sehat, tidur cukup, dan mengonsumsi buah dan serta sayuran.
2.
Menutup
mulut saat bersin dan batuk
Penyebaran virus hanya terjadi bersin atau batuk tersebut langsung mengenai
diri kita. Oleh karena itu, sangat penting untuk menutup mulut saat kita bersin
atau batuk.
3.
Cuci
tangan dengan benar
WHO juga merekomendasikan agar kita menjaga kebersihan tangan untuk
mencegah penyebaran virus corona karena salah satu penularannya bisa melalui
kontak tangan. Selain cuci tangan dengan air mengalir, sabun juga wajib ada
untuk mencuci tangan. Lalu pastikan semua bagian tangan terkena sabun. Setelah
itu, bilas lagi dengan air dan keringkan tangan,
4.
Penggunaan
masker juga guna mencegah penularan virus corona (Covid-19).
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penggunaan masker untuk
mencegah penularan akan lebih efisien jika dikenakan pasien yang sedang sakit.


No comments:
Post a Comment